Karta.co.id

Bersama RTS Jadi Pemilih Cerdas, Siapa Yang Pantas Memimpin Sumenep, Ach. Fauzi Atau Fatah Yasin?

  • Sabtu, 1 Agustus 2020 | 06:57
Bersama RTS Jadi Pemilih Cerdas, Siapa Yang Pantas Memimpin Sumenep, Ach. Fauzi Atau Fatah Yasin?
Foto: diskusi terbuka jadi pemilih cerdas jelang pilkada sumenep oleh RTS di salah satu coffe sumenep.

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Menjelang Pemilihan kepala Daerah, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ruang Tengah Sumenep (RTS), menggagas diskusi PILKADA disalah satu warung kopi di Sumenep. Sabtu, (15/8/2020).

Dalam diskusi perdana RTS mengambil tema “Achmad Fauzi Vs Fattah Yasin siapa yang lebih pantas” mempimpin Kabupaten Sumenep kedepan. Tema itu terinspirasi dibeberapa penikmat kopi dan dua tokoh tersebut menajdi perbincangan.

Ketua Ruang Tengah Sumenep (RTS )Abd Gani. Gagasan ini utnuk mengajak masyarakat berpikir kirtis dan lebih sehat menilai tentang politk.

“Jadi ini sebagai ruang edukasi bagi kita semua,” Katanya, kepada media ini, usai Diksusi Publik perdana. Sabtu (15 /8/2020)

Dalam diskusi mengundang dua politisi sebagai nara sumber yaitu Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath dan Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep M. Muhri, namun sayang, M. Muhri tidak mengahdiri karena ada acara bersamaan dan yang tidak bisa diwakilkan.

“Kemarin waktu kami undang bilang siap, tapi beliau mendadak ada acara yang sangat penting,” kata Gani.

Kendati demikian, diskusi yang dipimpin oleh Moh Zuhdi tetap berjalan hangat dan penuh antosias pengunjung. Zuhdi sendiri merupakan Pengamat Politik sekaligus Dosen di IAIN Madura, Pamekasan.

Kehangatan diskusi terasa kental ketika banyak aundien yang menanggapi uraian narasumber. Semisal Kidemang yang membatah pernyataan narasumber.
Selain mereka, hadir pula komunitas kepemudaan dan awak media yang ikut meramaikan diskusi. Mereka saling mengisi dengan melempar pertanyaan dan kritik.

Gani menjelaskan, RTS ini berancana meneggelar diskusi politik dalam setiap dua pekan sekali.

“Setiap dua pekan sekali diskusi ini terus berlanjut, soal tempat dan nara sumber masih rapatkan dengan struktur RTS” Pungkasnya. (di/ibn).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional