Karta.co.id

Bilang Protokol Covid 19 Ajaran PKI, Satpam BPRS Bhakti Sumekar Dinonaktifkan

  • Sabtu, 20 Juni 2020 | 06:52
Bilang Protokol Covid 19 Ajaran PKI, Satpam BPRS Bhakti Sumekar Dinonaktifkan

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Seorang satpam Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar dinonaktifkan. Itu setelah memposting ujaran kebencian di media sosial berupa Facebook (FB).

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Novid Sujatmiko mengatakan, keputusan tersebut diambil sebagai langkah awal karena salah satu security telah melakukan ujaran kebencian di media sosial.

“Langkah kami telah menonaktifkan sebagai security,” katanya, Jumat,

Saat ini kata dia persoalan tersebut terus didalami oleh Komite Sumber Daya Manusia (SDM) BPRS Bhakti Sumekar.

“Masih dalam pengawasan komite SDM, jadi keputusan seperti apa (apakah diberhentikan atau tidak), yang jelas sudah ada sanksi berupa penonaktifan,” jelasnya.

Untuk diketahui, security yang dimaksud telah memposting ujaran kebencian pada kolom komentar akun FB bernama Ieiem Al Ima Ma. Saat itu akun Ieiem Al Ima Ma memposting foto protokol kesehatan covid 19 dilingkungan Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-guluk.

Dalam komentarnya akun bernama Abd Ghaffari menyebut protokol kesehatan yang dilakukan oleh Pengurus Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-guluk itu merupakan ajaran PKI dan orang gila.

Komentar tersebut memantik kemarahan sejumlah Alumni salah satu Pondok Pesantren tertua di Kabupaten Sumenep itu. Sehingga alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni An-Nuqayah bakal melaporkan kepada penegak hukum. (di/ibn).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional