Karta.co.id

Calon Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Hadiri Forum Purna Tugas Relawan Ra Mamak

  • Minggu, 22 November 2020 | 07:13
Calon Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Hadiri Forum Purna Tugas Relawan Ra Mamak
F: Achmad Fauzi saat menerima Cenderamata dari Ra Mamak

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Calon bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi menghadiri acara Purna Tugas Relawan Ra Mamak dan Ta’aruf Calon Bupati Sumenep, Minggu, 22 November 2020, yang berlangsung di di aula salah satu hotel yang ada di Jl. Trunojoyo Sumenep.

Saat itu Calon Bupati nomor urut 1 itu hadir layaknya sebagai santri, dia mengenakan baju koko, songkok nasional dan bersarung sebagaimana budaya santri.

Tidak hanya penampilan, tutur sapa saat penyampaian visi dan misi, struktur kata yang diutarakan oleh Fauzi sangat sopan, santai dan lugas. Calon Bupati yang dipasangkan dengan Ketua Muslimat NU Nyai Dewi Khalifah menekankan pembangunan Sumenep secara gotong royong.

“Visi Misi kami merupakan kelanjutan pemerintahan sebelumnya, hanya ada penambahan dan penguatan,” kata Fauzi didepan sejumlah peserta yang hadir pada Purna Tugas Relawan Ra Mamak.

Pengusaha muda itu menjelaskan, tagline pada Pilkada Sumenep 2020, ‘Bismillah Melayani’ merupakan upaya untuk membangun Sumenep lebih baik kedepan.

“Artinya dalam birokrasi nantinya butuh tindakan secara reponsif ketika ada keluhan. Maka saya nanti mendorong semua OPD untuk responsif terhadap keluhan masyarakat,” tambah putra penggerakn GP Ansor Sumenep ini.

Achmad Fauzi menyinggung soal penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dalam bidang pendidikan melalui meningkatakan kesejahtraan tenaga pendidik.

“Seperti guru honorer dan guru ngaji, kesejahteraannya harus diperhatikan,”pungkasnya.

Disinggung soal Relawan Ra Mamak usai acara, Fauzi mengapresiasi kesolidan Relawan.

“Saya melihat relawan Ra Mamak ini masih tetap solid. Acara ini diadakan mungkin agar kita bisa duduk bersama,” ujar Fauzi, usai acara tersebut.

Selebihnya, calon bupati nomor urut 1 itu berharap pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020 dapat berjalan lancar, damai, dan sejuk.

“Silakan masyarakat menentukan pilihannya pada tanggal 9 Desember mendatang. Tidak usah rame-rame, apalagi sampai timbul perpecahan,” paparnya.

Sementara itu, KH. Mohammad Salahuddin A. Warits, atau akrab disapa Ra Mamak, menegaskan pasca purna tugas, relawan tetap akan bersama-sama Ra Mamak memikirkan Sumenep ke depan.
Menurutnya, pasca purna tugas Relawan Ra Mamak juga akan tetap bergerak melalui dua gerakan, yakni ‘Asareng Ra Mamak’ dan ‘Siola Ra Mamak’.

“Dua gerakan ini tetap akan memikirkan Sumenep ke depan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kalau bisa melalui jalur politik elektoral, kita melalui jalur politik elektoral. Kalau tidak bisa, melalui jalur apapun. Kita mengumpulkan sumber daya,” paparnya.

Selebihnya Ra Mamak menegaskan, bahwa secara kelembagaan pihaknya tidak akan mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep.

“Untuk gerakan ‘Asareng Ra Mamak’ dan ‘Siola Ra Mamak’, secara kelembagaan tidak mendukung salah satu Paslon mana pun. Tetapi secara pribadi kita bebaskan,” tegas kiai muda Pondok Pesantren Annuqayah ini.

Sekadar diketahui, pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020 diikuti dua pasangan calon, yakni Achmad Fauzi – Nyai Hj. Dewi Khalifah (Fauzi – Nyai Eva) dan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri (Fattah – Ali Fikri).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional