Karta.co.id

Diduga Depresi Karena Orang Tua Cerai, Anak Dibawah Umur di Sumenep Tewas Gantung Diri

  • Jumat, 28 Agustus 2020 | 17:49
Diduga Depresi Karena Orang Tua Cerai, Anak Dibawah Umur di Sumenep Tewas Gantung Diri
Karta/foto: pihak kepolisian saat mendatangi ke TKP

KARTA.CO.ID, SUMENEP – MH (16) seorang remaja asal Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ditemukan tewas gantung diri di kusen pintu kamarnya. Kamis, (27/8/2020).

Berawal, pada 20.30 wib, kamis 27 Agustus 2020, korban sempat minta makan dirumah pamannya yang bernama Asan, belum sempat makan, kemudian korban pamit untuk pulang sebentar kerumahnya, namun setelah ditunggu kurang lebih setengah jam korban tidak datang, sehingga pamannya mendatangi rumah korban yanh jaraknya berdekatan kurang lebih sekitar 20 m.

Sesampainya didepan rumah korban, Asan melihat korban dalam keadaan gantung diri menggunakan tali tampar di kusen pintu kamar tidurnya, sehingga paman korban berteriak ‘minta tolong’ dan lari kerumah korban Moh Halil yg gantung diri, kemudian datang  tetangga ikut membantu menurunkan korban.

“saat diturunkan korban masih hidup namun tidak sadarkan diri kemudian korban dailarikan ke Puskesmas Gapura, sampai di Puskesmas Gapura sudah tidak tertolong, diduga korban meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Gapura” Kata, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. Jum’at, (28/8/2020).

Hasil pemeriksaan dari team medis Puskesmas Gapura Pada leher korban mengalami luka melingkar dan menghitam bekas tali tampar

Koraban yang masih dibawah umur tersebut memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri diduga mengalami depresi karena kedua orang tuanya berpisah/cerai.

Dari peristiwa tersebut Kepolisian berhasil mengumpulkan barang bukti berupa satu buah tali tampar plastik warna biru panjang 3 m, diameter 3 mm. (di/ibn).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional