Karta.co.id

Fraksi PKB ‘Kebingungan’ Atas Instruksi DPC PKB, Dewan Harus Hadirkan Fattah Jasin dalam Reses III

  • Selasa, 2 Juni 2020 | 16:16
Fraksi PKB ‘Kebingungan’ Atas Instruksi DPC PKB, Dewan Harus Hadirkan Fattah Jasin dalam Reses III
Foto: M. Muhri, Ketua fraksi pkb saat diwawancari oleh awak media, di gedung dprd sumenep

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Sesuai dengan jadwal, anggota DPRD Sumenep akan melaksanakan reses 3 tahun 2020 hingga tanggal 9 Juni 2020 mendatang. Pelaksanaan dimulai hari ini, dan setiap Anggota Dewan, dapat melaksanakan serap aspirasi di tiga lokasi berbeda.

Namun, sebelum kegiatan tersebut terlaksana, beredar di media sosial, surat edaran yang diduga dikeluarkan DPC PKB Sumenep dan ditunjukkan pada seluruh anggota DPRD Sumenep dari fraksi PKB.

Surat itu, ditandatangani Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim dan Sekretarisnya, Dulsiam, DPC PKB Sumenep menginstruksikan kepada seluruh Anggota DPRD dari Fraksi PKB untuk mendatangkan Kepala Bakorwil Madura-Pamekasan, Fattah Jasin pada reses di wilayah masing-masing Anggota DPRD dari Fraksi PKB.

“Sehubungan dengan agenda Reses-3 anggota DPRD Kabupaten Sumenep, maka DPC PKB Sumenep, mengintruksikan kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) untuk mengundang Kepala Bakorwil Pamekasan-Madura (Dr. RB. H. Fattah Jasin, MS) sebagai NARASUMBER dalam pelaksanaan reses-3 di wilayahnya,” begitu salah satu bunyi dalam edaran tertanggal 30 Mei 2020 tersebut.

Yang menarik, Fattah Jasin merupakan salah satu kandidat Bakal Calon Bupati Sumenep pada Pilkada mendatang. Bahkan, beberapa waktu lalu, Fattah Jasin juga sudah mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Sumenep ke partai besutan Muhaimin Iskandar.

Kabarnya, FJ disebut orang yang sangat berpotensi mendapat rekomendasi dari partai itu. Beberapa waktu lalu, Fattah Jasin juga mendapat surat mandat dari DPC PKB untuk menjalin komunikasi politik dengan sejumlah tokoh dan partai.

Dikonfirmasi, Ketua DPC PKB Sumenep, KH. Imam Hasyim tidak menampik memang ada rencana untuk mendatangkan Fattah Jasin di reses 3 Anggota DPRD Sumenep dari FPKB. Namun, kata Kiai Imam hal itu urung dilakukan. “Dak jadi,” kata Kiai Imam saat dihubungi melalui sambungan telephonenya, Selasa (02/06).

Kiai Imam menjelaskan, kalaupun saat reses Anggota DPRD Sumenep mendatangkan Kepala Bakorwil, hal itu tidak menjadi masalah. Menurutnya, mendatangkan eksekutif sah-sah saja dilakukan oleh Anggota Legislatf saat melaksanakan reses.

“Wong yang mau datang Bakorwil, saya kira tidak ada masalah, siapapun, gubernur kek yang mau datang silahkan, wong itu bukan partai,” jelasnya.

Semua itu, lanjutnya, tergantung Anggota DPRD Sumenep. Sebagai Ketua DPC, ia mengaku tidak berhak mencampuri hal itu. “Anggota dewan mau mendatangkan ya silahkan saja, itu bukan otoritas kami DPC partai, yang gak mau mendatangkan ya sudah, gitu aja,” tegasnya.

Disinggung lebih jauh soal kebenaran adanya surat edaran yang beredar itu, Kiai Imam tidak menjawab secara pasti. Dia hanya mengatakan, kegagalan mendatangkan Fattah Jasin itu karena Mantan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur itu sedang ada kegiatan.

“Dikarenakan begini, karena Bakorwilnya tidak siap, ya sudah, dak ada persoalan,” kata Mantan Ketua DPRD Sumenep itu.

Sementara, Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep M Muhri rupanya kebingungan ketika ditanya kebenaran mengenai surat yang beredar di media sosial.

“Surat itu, resminya saya tidak tahu,” kelitnya.

Tetapi, lanjutnya, setiap anggota DPRD ketika melakukan reses memiliki hak mendatangkan eksekutif sesuai dengan kebutuhannya, sebagaimana ia mendatangkan dari Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu. (di/ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional