Karta.co.id

Harga Bawang Merah Anjlok, Petani di Sumenep Menjerit

  • Selasa, 13 April 2021 | 20:49
Harga Bawang Merah Anjlok, Petani di Sumenep Menjerit
Foto: bawang merah, salah satu hasil panen petani desa basoka, kecamatan rubaru.

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Petani bawang merah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, harus gigit jari akibat harga bawang mengalami turun darastis.

Mar Pa’i (40) petani asal desa Basoka, Rubaru. Mengatakan, kwalitas hasil panen bawang merah bagus, baik dari warna, bentuk dan aroma. Tapi harga bawang mengalami turun darastis yaitu 3000 hingga 7000 rupiah.

“Saya menjual hasil panen bawang merah 3000 per kg ada yang laku 7000/kg” ujarnya. Selasa, (13/4/2021).

Kendati modal sekali tanam sekitar membutuhkan 7 juta untuk lahan seluas setengah setengah hektar, jadi dipastikan tidak akan kembali mengingat harga hasil panen tidak bersahabat.

“panen kali ini jangan harap memdapat keujtungan. Modal kembali saja sudah lumayan,” kata, Asmuni (52). Petani bawang yang baru saja menjual hasil panennya.

Petani Bawang merah di Sumenep berharap pemerintah segera mengatasi persoalan anjloknya harga bawang. Karena Kabupaten Sumenep, Khususnya di Kecamatan Rubaru. Agropolitan bawang merah dari tiga desa yang disebut segitiga emas yaitu Desa Basoka, Mandala dan Desa Karang Nangka. Kecamatan Rubaru Sumenep. dikenal sebagai varitas unggulan terbaik dan memiliki kwalitas yang baik. (rud/adi).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional