Karta.co.id

Jokowi Teken PP, Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat Hadiah 200 Juta

  • Rabu, 10 Oktober 2018 | 09:04
Jokowi Teken PP, Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat Hadiah 200 Juta
Presiden RI, Joko Widodo

KARTA.co.id, Jakarta – Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No 43 Tahun 2018 yang memungkinkan bagi pelapor kasus korupsi atau suap mendapat hadiah berupa piagam dan premi sampai Rp 200 juta.

“Masyarakat yang berjasa membantu upaya pencegahan, pemberantasan, atau pengungkapan tindak pidana korupsi diberikan penghargaan,” demikian kutipan Pasal 13 ayat 1 dalam PP yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 17 September 2017 itu.

Dikutip dari laman setneg.go.id, Selasa (9/10/2018), Peraturan Pemerintah yanag mengatur tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi itu, disebutkan besaran premi yang akan diberikan sebesar dua permil dari jumlah kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan kepada negara.

“Besaran premi yang diberikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak Rp 200.000.000 (dua ratus juta),” seperti tertulis di pasal 17 ayat (2) PP yang telah masuk dalam lembaran negara RI tahun 2018 nomor 157 itu, sebagaimana ditulis pula di TIMESIndonesia.

Menurut Peraturan Pemerintah No 43 Tahun 2018 itu, setiap pelapor kasus korupsi yang menerima hadiah harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satunya, mendapat penilaian dari penegak hukum berdasar sejumlah pertimbangan. Isi PP tersebut bisa dibaca lengkap di sini. (*)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional