Karta.co.id

Politisi PPP Mundur, Tiga Fraksi Minta Kocok Ulang, Siapa yang Diuntungkan?

  • Senin, 20 Juli 2020 | 14:01
Politisi PPP Mundur, Tiga Fraksi Minta Kocok Ulang, Siapa yang Diuntungkan?
H Latif. Anggota Komisi III DPRD Sumenep. (*)

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Mundurnya Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H Latip, dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, menjadi bola hangat di lingkungan komisi dan DPRD Sumenep.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Deky Purwanto mengatakan, sesuai dengan tatib DPRD Sumenep, bahwa penentuan ketua Komisi, Sekretaris Komisi, Wakil Ketua Komisi, harus dilakukan kocok ulang alias pemilihan kembali bila disepakati oleh fraksi.

“Penentuan pimpinan Komisi adalah satu paket. Artinya, jika mundur salah satunya, harus pemilihan ulang semua (ketua, sekretaris, dan wakil ketua). Kalau kami sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan yang ada di Komisi III, mengharapkan di kocok ulang,” tegas Deky kepada awak media di Gedung DPRD Sumenep, Senin, 20 Juli 2020.

Pernyataan sama disampaikan oleh Ketua Fraksi Demokrat Akhmad Jazuli. Diakuinya, langkah H Latif mundur dari jabatannya, merupakan hak prerogatif dari ketua Fraksi PPP itu.

“Langkah selanjutnya, tentu harus di kocok ulang dong,” tegas pria yang selalu tampil nijis ini ketika wawancara dengan awak media di ruang lobi Gedung DPRD Sumenep.

Tak kalah tegas pernyataan dari anggota Fraksi Gerindra, Abd Halik. Dia dengan tegas mengatakan bahwa dengan mundurnya H Latif, maka pimpinan di Komisi III DPRD Sumenep harus di kocok ulang.

“Kocok ulang,” tandas alumni Ponpes Annuqayah Lubangsa itu dengan singkat.

Untuk diketahui, Ketua Komisi III DPRD Sumenep dijabat oleh H Dul Siam dari PKB. Sekretaris Komisi, M Ramzi dari Hanura dan H Latif sebagai wakil ketua.

Sebelumnya, H Latif, ketua Fraksi PPP menyatakan mundur dari Jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep. Pernyataan tersebut ia sampaikam dalam Rapat Paripurna DPRD Sumenep.

Lalu, siapakah yang bakal diuntungkan dengan mundurnya H Latif itu? Bola mulai ditendang oleh Fraksi PPP. (ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional