Karta.co.id

Praktisi Hukum; Pemeriksaan Istri Hamid Ali Munir di Gedung Dewan Cacat Fungsi

  • Kamis, 7 Januari 2021 | 16:04
Praktisi Hukum; Pemeriksaan Istri Hamid Ali Munir di Gedung Dewan Cacat Fungsi
Praktisi hukum, Ach Supyadi (foto ist)

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belakangan menjadi sorotan publik. Itu terjadi, setelah gedung para wakil rakyat tersebut digunakan penyidik Polres Sumenep melakukan pemeriksaan terhadap terlapor dugaan penipuan tes CPNS pekan lalu.

Sekedar diketahui, istri dari Ketua DPRD Sumenep, Hj. Rahmaniyah, dilaporkan korban ke Polres Sumenep karena diduga melakukan penipuan tes CPNS 2013. Nah, sebagai tindaklanjut dari laporan itu, penyidik korps Bhayangkara telah memeriksa terlapor di Gedung DPRD Sumenep atas permintaan ketua dewan.

Menanggapi hal itu, Praktisi hukum, Ach Supyadi menilai, pemeriksaan terhadap terlapor di gedung parlemen, kendati terlapor merupakan istri ketua DPRD Sumenep, terindikasi cacat fungsi.

“Istri ketua DPRD diperiksa di kantor dewan, jelas itu cacat fungsi, maka tidak ada legal standing yang membenarkan,” jelasnya. Kamis (7/1/2021).

Supyadi mengurai, permintaan keterangan terhadap terlapor merupakan kasus personal yang tidak ada hubungannya dengan urusan publik.
“Itu kan kasus pribadi, tidak ada hubungannya dengan publik atau masyarakat. Urusan pribadi dicampur adukkan dengan fasilitas publik. Jadi cacat fungsinya di situ,” imbuhnya.

Ia meminta polisi tidak memberi karpet merah dengan mengistimewakan terlapor, karena setiap orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.
“Ini kan kasus pidana, bukan perdata. Gedung DPR itu fasilitas umum, polisi jangan sampai mengistimewakan, apalagi posisinya sebagai terlapor. Penyidik berhak menolak kok, jangan sampai memberikan perlakuan istimewa,” tegasnya.

Dari itu, ia meminta kasus yang menjerat istri ketua DPRD tidak sampai melebar terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang. “Jangan sampai kasus ini melebar, penyalahgunaan wewenang dalam jabatan yang dilakukan oleh anggota dewan, itu masuk pidana. Penyalahgunaan wewenang dalam jabatan kan salah satu unsurnya untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, RM diketahui istri dari Ketua DPRD Sumenep. Kasus ini dilaporkan oleh korban berinisial JM ke Polres Sumenep pada 24 Agustus 2020 lalu. Dugaan penipuan ini, terjadi pada tahun 2013. Modusnya, terlapor dapat menjadikan korban sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada rekrutmen tahun 2013.

Kronologisnya, kasus ini bermula, saat pelapor mencari informasi pada temannya berinisial FAT tentang orang yang bisa meloloskannya sebagai PNS tahun 2013. Kemudian, oleh temannya itu, JM diarahkan ke terlapor RM. Sehingga pelapor dan terlapor menjalin komunikasi.

Setelah pelapor mengutarakan niatnya, terlapor berjanji dapat meloloskan JM sebagai PNS, dengan syarat harus membayar uang Rp 60 juta. Kemudian, JM memberikan uang muka Rp 40 juta. Sesuai perjanjian, sisanya akan diberikan setelah SK pengangkatan dirinya sebagai PNS keluar.

Di tahun itu pula, JM mengikuti tes CPNS. Ia juga menyerahkan berkas persyaratan seperti diminta terlapor. Namun nahas, saat pengumuman hasil tes CPNS keluar, JM ternyata tidak lulus seperti yang dijanjikan RM.

Melihat hal tersebut, JM menagih janji terhadap RM. Namun, RM mengatakan bahwa akan ada pengumuman susulan. Dengan jaminan yang sama, di pengumuman susulan ini, JM akan lulus sebagai PNS oleh RM.

Penipuan masih berlanjut. Beberapa bulan kemudian, RM meyakinkan JM dengan mengatakan bahwa pelapor sudah mendapatkan SK. Ia diminta untuk menjemput SK kerumah RM di Rubaru. Namun nahas, saat SK itu diambil, ternyata palsu. Karena faktanya, pelapor tetap tidak diangkat sebagai PNS.

Mengetahui SK itu palsu, JM meminta RM mengembalikan uang yang diserahkan padanya. Namun, setiap ditagih, JM hanya mendapat janji belaka. Selain itu, saat ditagih RM juga terkesan berbelit-belit. Sehingga JM melaporkan RM ke Polres Sumenep. (ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional