Karta.co.id

Rugikan 800jt Milik Negara, Teller Bank di Sumenep Segera Diadili

  • Sabtu, 11 Juli 2020 | 22:03
Rugikan 800jt Milik Negara, Teller Bank di Sumenep Segera Diadili
Foto: ilustrasi

KARTA.CO.ID, SUMEMEP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur telah melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi yang melibatkan seorang teller bank di Sumene, kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Pelimpahan tersebut dilakukan setelah penyidik menyelesaikan serangkaian penyidikan dan berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap. Dengan begitu perkara dengan kerugian negara sekitar Rp800 juta bakal memasuki agenda persidangan.

Kasi Pidsus Kejari Sumenep Herpin Hadad mengatakan, pelimpahan berkas perkara dilakukan pada Kamis, 9 Juli 2020 kemarin.

“Perkara tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya,” katanya saat dikonfirmasi media ini.

Saat ini kata dia tinggal menunggu jadwal sidang dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

“Jaksa masih menunggu penetapan hari sidangnya,” jelas Herpin.

Sebelumnya, Korp Adhyaksa melakukan pemeriksaan sedikitnya 10 orang saksi. Mereka berasal internal salah satu perbankan dan dari luar yang masih ada kaitan dan dinilai mengetahui kasus tersebut. Hasil pemeriksaan hasil korupsi dinikmati satu orang.

“Tersangkanya tetap 1 yang menikmati keuangan negara sendirian,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kejari Sumenep menahan mantan teller Bank di Sumenep berinisial MH. Pria 36 tahun asal Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep diduga melakukan tindakan korupsi. Dia ditahan oleh Kejari setempat karena merugikan negera sekitar Rp 800 juta. Modusnya, uang nasabah yang disetorkan tidak dimasukkan, tapi diambil untuk dirinya. Lalu, sebagai penggantinya menggunakan uang kas miliki Bank BUMN itu. (di/ibn).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional