Karta.co.id

Soliditas Loyalis Ra Mamak Menuju M1, Rela Bawa Koin Demi Sumenep Sejahtera

  • Jumat, 19 Juni 2020 | 21:41
Soliditas Loyalis Ra Mamak Menuju M1, Rela Bawa Koin Demi Sumenep Sejahtera
Lauching Koin Ra Mamak di Halaman WPS Sumenep. Para relawan ada yang nyumbang pakai uang, ikan, petis, beras dan lain-lain. (Foto Loyalis Ra Mamak for KARTA.CO.ID)

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Tekad dan soliditas Loyalis Ra Mamak untuk memberangkatkan putra mediang KH A Warist Ilyas dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum pupus harapan.

Bahkan, tekad bulat mereka semakin diperkuat dengan kegiatan Halal Bihalal dan Launcing Koin untuk Ra Mamak menuju Sumenep 1, di halaman Wisata Water Park Sumekar, sebelah barat Asta Tinggi Sumenep, Jumat (19/06/2020).

Ketua Loyalis Ra Mamak Kiai Fathol Bari menegaskan, meski di tengah intrik politik sedemikian rupa, relawan dan loyalis tetap solid. Mereka rela mengumpulkan koin sebagai bentuk dukungan untuk Ra Mamak. Sumenep butuh sosok peminpin muda, kiai, dan visioner demi kesejahteraan masyarat Sumenep.

“Loyalis Ra Mamak dan kaum santri harus tetap kompak dan tidak gampang terbujuk rayu oleh rayuan politisi yang ingin memecah kekuatan politik kaum sarungan,” tandas Kiai Fathol Bari.

Koin yang dikumpulkan dari Loyalis Ra Mamak menuju Sumenep 1

Dia mengatakan, akan tetap teguh pendirian mengusung Ra Mamak Atau KH Shalahuddin sebagai calon Calon Bupati Sumenep. Keteguhan dari para loyalis ini, tentu akan memiliki nilai plus dan contoh keistiqomahan kepada masyarakat luas.  

“Kita tetap ingin Ra Mamak maju sebagai bupati, bukan wakil. Pemberian koin mereka, bukti bahwa mereka benar-benar tulus agar Ra Mamak maju sebagai calon Bupati Sumenep,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, Launcing Koin Ra Mamak dihadiri ratusan masyarakat dan loyalis Ra Mamak, dengan dimulai aneka ragam sumbangan para loyalis. Ada yang bawa petis, ikan, beras, uang dan lain-lain.

“Sumbangan yang berupa barang kita jual dan uangnya dikumpulkan ke kotak koin,” tandasnya Kiai Fathol Bari.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut pun dikemas dengan diskusi. KH Mawardi sebagai pemantik diskusi menguraikan perkembangan isu Politik di Sumenep. Kabar beredar, PKB merekom Fattah Jasin sebagai calon bupati dan wakilnya dari PPP. Di sisi lain, DPC PPP Sumenep membantah bahwa Fattah Jasin akan menggandeng wakil dari PPP.

Terkait itu, Kiai Mawardi mengatakan, semua kabar tersebut hanyalah isapan jempol belaka. Belum ada kepastian secara tertulis. “Mustahil rekom turun tanpa wakil,” katanya.

Semua partai politik sedang dalam masa kegamangan dalam menentukan calon bupati dan wakil bupati yang akan di usung di Pilkada Sumenep 2020. “Termasuk yang merah,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Sumenep ini mengatakan, hal yang bikin partai politik gamang adalah karena survei elektabilitas hingga kini tertinggi tetap dipegang oleh kalangan kiai atau santri.

Calon yang bukan kalangan kiai, sambungnya, berusaha mendekat ke para tokoh agama untuk menggandeng sebagai wakilnya.

Sebut saja, semisal Fattah Jasin yang hingga kini belum jelas akan menggandeng siapa untuk menjadi wakilnya. Achmad Fauzi menggandeng Nyai Dewi Khalifah alis Nyai Eva.

Bahkan menurut Kiai Mawardi, pasangan Achmad Fauzi – Nyai Eva masih bisa berubah. “Karena partainya (Nyai Eva) belum memberikan rekom juga. Sementara, Hasil survei Kita (golongan kiai) masih tertinggi, mereka kok masih ngotot mau di posisi satu,” tegasnya. (di/ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional