Karta.co.id

Sumenep Launching 300 Kampung Tangguh, Dr KH A Busyro Karim : Jangan Hanya Slogan Saja Tangguh

  • Jumat, 17 Juli 2020 | 13:06
Sumenep Launching 300 Kampung Tangguh, Dr KH A Busyro Karim : Jangan Hanya Slogan Saja Tangguh
Bupati Sumenep menyerahkan bantuan dari Satgas covid 19.

KARTA.CO.ID, SUMENEP – Sebanyak 300 kampung tangguh, 1 pelabuhan tangguh dan TPI tangguh di launching Bupati Sumenep Dr KH. A Busyro Karim, M.Si secara simbolis di Desa Kaduara timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur. Kamis. (16/7/2020).

Hadir dalam peresmian 300 Kampung tangguh, Pelabuhan tangguh dan TPI Tangguh antara lain, Bupati Sumenep Dr KH. A Busyro Karim, M.Si, Kapolres Sumenep AKBP Darman S. I. K, Dandim 0827 Sumenep, semua OPD Sumenep, Para Kapolsek jajaran, para Camat Kabupaten Sumenep, dan semua kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan Tokoh Pemuda juga perwakilan dari BUMD.

Kampung tangguh, merupakan bentuk aspirasi Pemerintah Sumenep serta dari semua elemin dalam penanganan dan pencegahan penularan virus Covid-19 atau corona.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim mengatakan, kepada semua kampung tangguh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemberantasan Covid-19.

“Kampung tangguh bukan sebatas slogan saja. Tapi, harus tangguh dalam kesehatan, tangguh dalam Pangan, tangguh dalam keamanan dan tangguh dalam melayani masyarakat. Tangguh dalam bentuk apapun,” kata Kiai Busyro ketika memberikan sambutan dalam kegiatan itu.

Dijelaskan Busyro, keberadaan pelabujan tangguh sangat dibutuhkan. Sebab, di Kabupaten Sumenep ini mempunyai beberapa pelabuhan baik pelabuhan Nasional bahkan pelabuhan rakyat, sehingga hal itu perlu adanya pelabuhan tangguh, untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus Corona.

“Itulah sebabnya, Perlunya pelabuhan tangguh guna mendeteksi orang yang akan menyeberang ke wilayah kepulauan di karenakan Sumenep terdiri dari beberapa pulau,” jelasnya.

Dikatakan, Sumenep mempunyai wilayah laut yang sangat luas dan masyarakat banyak yang berprofesi sebagai nelayan dan layak untuk di bentuk kampung tangguh.

“Kabupaten Sumenep mempunyai luas laut sekitar 50.000 meter persegi sehingga mempunyai hasil laut yang sangat besar, maka diperlukan TPI tangguh,” ucapnya.

Mantan Ketua DPRD Sumenep ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif bagaimana kampung tangguh ini terus dipelihara keberadaannya dan ditingkatkan pelayanannya.

“Tingkatkan koordinasi dengan semua stekholder yang ada di Desa-desa agar kampung tangguh sesuai dengan fungsinya menyelesaikan semua permasalahan yang ada di Desa, baik Kesehatan, ketahanan pangan, ekonomi dan keamanan juga kenyamanan di lingkungan Desa,” tegasnya.

Sebelum kembali ke kantor, Bupati Sumenep mengecek kesiapan kampung tangguh di Desa Kaduara timur diantaranya, posko pelayan Kesehatan, posko ketahanan Pangan dan posko penanganan Covid-19 dan yang lain. (di/ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional