Karta.co.id

Terdapat 11 Kios, Petani Tetap Keluhkan Kelangkaan Pupuk di Rubaru

  • Selasa, 12 Januari 2021 | 14:43
Terdapat 11 Kios, Petani Tetap Keluhkan Kelangkaan Pupuk di Rubaru

SUMENEP, KARTA.CO.ID – Sejumlah masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Rubaru dan Ganding mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Padahal, Kini sedang memasuki tanam padi dan bawang merah di kecamatan Rubaru, Sumenep.

KH, salah satu warga di Desa Basoka, mengaku sudah berusaha mendapatkan pupuk. Tapi sayangnya, pupuk benar-benar sulit di dapatkan. Jika pun ada, harganya pun 2 kali lipat lebih mahal.

“Saya terpaksa membeli ke daerah selatan (Ganding-Lenteng). Sedangkan di Rubaru sendiri tidak ada pupuk. Baik ZA, ureal maupun SP-36, sulit di dapatkan,” keluh salah satu warga lainnya.

Sementara, salah satu kios, mengaku belum mendapatkan pengiriman pupuk. Ia pun tidak tahu alasan sehingga tidak mendapatkan pengiriman pupuk tersebut. “Padahal, masyarakat sekarang sangat membutuhkan,” terangnya.

Berdasarkan data, terdapat 11 kios di Kecamatan Rubaru. Masing-masing kios mendapatkan jatah berbeda. Terlihat ketimpangan jatah pupuk di kios tersebut.

Kepala UPT Pertanian Rubaru, Sa’dawi Jayadi membantah disebut terjadi kelangkaan pupuk terutama di Rubaru. Ia memastikan bahwa pupuk di Rubaru aman.

“Kalau bilang langka, saya tidak setuju, tapi kalo kurang, iya. Itu karena akhir tahun jatah pupuk berlaku dr januari s/d desember, tapi sekarang sudah normal lagi, bahkan mulai hari jum’at kemarin lusa sudah ada pemgiriman,” katanya via WA.

Ketika disinggung soal ketimpangan jatah pupuk dari masing-masing kios, dia mengaku itu pengiriman pertama.

“Itu pengiriman pertama, saya jamin pupuk Rubaru aman,” kelitnya. (ibn)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional